BELAJAR FOTOGRAFI SEENAK MAKAN BURGER

Gaess kali ini saya ingin sharing keseruan acara kelas blogger FLP Jakarta yang dilaksanakan pada Ahad, 8 April 2018 di Gedung Permata Kuningan, Jakarta Selatan kemarin. Kelas blogger ini adalah program rutin 2 mingguan dari divisi kaderisasi FLP Jakarta, bekerjasama dengan Proxsis Consulting sebagai penyedia fasilitas ruangan dan coffee break (terima kasih Proxsis Consulting, hee) ini adalah pertemuan ketiga setelah sebelumnya pada pertemuan kedua kita belajar mengenai pentingnya NICHE dalam sebuah blog bersama Kang Arul, Professional Blogger.

Baca lagi: http://febriansyahtrainer.com/the-power-of-nanti-saya-kasih-tahu/

Tema materi pada pertemuan kali ini adalah “Fotografi untuk Blog”, menghadirkan Bang Jun Joe Winanto seorang Professional Blogger sebagai pembicara. Materi ini mengupas tentang:

  1. Skill dasar fotografi bagi pemula
  2. Tips mengambil foto dari berbagai angle
  3. Teknik fotografi khusus foto kuliner

Acara dimulai pukul 10.00 WIB (molor dari jadwal seharusnya pukul 08.30 WIB), dibuka oleh MC, Kak Shinta (yang banyak fansnya), kemudian tilawah Al-Qur’an oleh Kang Arya, Jr. Setelah itu penyampaian materi dari Bang Joe (sapaan Bang Jun Joe Winanto), pembicara pada hari itu.

“Uenaaaak Buangeeet”, kalimat pertama dari Bang Joe mengawali materinya, karena menjawab pertanyaan peserta, “Wah Enak tuh kayaknya Bang?”, yang melihat slide kedua Bang Joe yang menampilkan foto Burger (rolade ayam burger) bikinan sendiri (pembicara juga seorang yang hobi masak dan mengelola blog resep dapur ayah). Daaan… menariknya slide-slide  berikutnya selalu ada foto aneka kuliner (yang bikin peserta ngiler), karena memang fokus kita adalah food fotografi ya gaess.

suasana kelas blogger FLP Jakarta

Judul Belajar Fotografi Seenak Makan Burger saya pilih karena memang seingat saya yang paling sering muncul dalam slide materi pembicara adalah foto burger (hmm lezat dan nikmat hehe…). Setidaknya ada 4-5 slide yang didalamnya terdapat foto burger yang bikin peserta ngiler, dan selalu membuat peserta bertanya, “Enak gak tuh Bang?”, “Uenaaaak buangeeet”, jawab Bang Joe, yang kemudian dijawab lagi oleh peserta, “No wujud, HOAX!”. Jadilah kelas belajar fotogragi untuk blog hari itu seenak makan burger (virtual :D).

Pada bagian awal Bang Joe menyampaikan perbedaan antara foto dan picture. Menurut beliau, foto adalah gambar diam, berwarna atau hitam-putih, dihasilkan oleh kamera yang merekam objek, kejadian, atau keadaan di suatu waktu tertentu. Sedangkan, picture (gambar) adalah sesuatu yang bisa kita pegang, dapat dilihat, dan disentuh. Kata “picture” berasal dari kata “pictura” yang berarti “nyata”, kata picture dipakai pada akhir 1600-an mengacu pada lukisan.

Beliau juga menjelaskan pengertian Fotografi adalah serangkaian aktivitas atau kegiatan yang berhubungan dengan foto. So, apapun aktivitas Anda yang berhubungan dengan foto itu disebut fotografi ya gaess.

Selanjutnya, pembicara menjelaskan tentang skill dasar fotografi bagi pemula, diantaranya:

  1. Shutter Speed; Pengaturan kecepatan foto saat cahaya masuk ke kamera.
  2. Aperture; Bukaan atau diafragma yang digunakan untuk mengatur cahaya yang masuk ke kamera.
  3. ISO; Sensitivitas sensor kamera terhadap cahaya yang masuk, minimal 100.
  4. Dept of Field (DOF); Cara mendapat ruang tajam dan fokus sesuai yang diinginkan.
  5. Dial Mode; Mode dial punya aturan tertentu secara otomatis, jadi tidak begitu sulit untuk mengatur kamera. Hampir semua kamera memiliki mode dial.
  6. Composition; Skill foto terdiri atas garis lurus atau dinamis, melingkar atau melengkung, sehingga cocok dengan garis yang diinginkan, termasuk bentuk dan pewarnaan.

Setelah itu, Bang Joe membahas mengenai Tips mengambil foto dari berbagai angle, seperti:

  1. Frog’s Eye
sumber: slide presentasi pembicara

 

2. Bird’s Eye

sumber: slide presentasi pembicara

 

3. Eye Level

sumber: slide presentasi pembicara

 

4. Low Angle

sumber: slide presentasi pembicara

 

5. High Angle

sumber: slide presentasi pembicara

 

Kualitas foto juga tergantung dari sudut/angle mana kita mengambil foto sebuah obyek. Sedangkan untuk food fotografi (kuliner), biasanya menggunakan beberapa angle di bawah ini:

  1. Top Angle
sumber: slide presentasi pembicara

 

2. Side Angle

sumber: slide presentasi pembicara

 

3. Closed Up Angle

sumber: slide presentasi pembicara

 

Kemudian pada bagian terakhir, peserta diminta untuk mempraktikkan teknik mengambil foto dari berbagai angle yang sudah kita pelajari. Let’s Practice!

 

 

potluck warna-warni

Seperti biasa, peserta diminta membawa aneka makanan/potluck, dan pada kelas kali ini potluck yang dibawa peserta adalah makanan yang colourfull. Meminjam quote Mario Teguh, “Hidup ini warna-warni, tidak mungkin hanya hitam-putih saja. Jangan berharap selalu bahagia, jangan juga berpikir kesedihan akan selamanya”. Demikianlah kelas Blogger FLP Jakarta pada hari itu indah seperti pelangi, diliputi keceriaan dan kebahagiaan mulai dari panitia, pihak proxsis consulting, pembicara, dan tentunya semua peserta.

 

sesi foto bersama

Acara diakhiri dengan sesi foto bersama pembicara dan peserta, setelah sebelumnya diumumkan pemenang lomba foto kuliner (food fotografi) terbaik oleh MC.

 

Febriansyah Trainer

Profesional Trainer, Writer, Entrepreneur, Blogger and Traveler

13 tanggapan untuk “BELAJAR FOTOGRAFI SEENAK MAKAN BURGER

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: