KONTRIBUSI LAZARSFELD DALAM ILMU KOMUNIKASI

Paul F. Lazarsfeld lahir di Wina pada tanggal 13 Februari 1901. Dia tinggal di Wina sampai usia 30 tahun. Ayahnya merupakan seorang pengacara yang tidak sukses. Sedangkan ibunya tidak memiliki pendidikan formal, tetapi dikenal sebagai penulis buku How the Woman Experiences the Male yang terbit di Eropa pada tahun 1931. Dia juga menjadi kolumnis untuk konsultasi pernikahan di sebuah surat kabar.

Pada tahun 1925, saat dia berusia 24 tahun, Lazarsfeld memperoleh gelar doktor dalam matematika terapan di Universitas Wina. Dia menyebut dirinya sebagai positivis Eropa yang dipengaruhi oleh Ernst Mach, Henri Pincare, dan Albert Einstein yang kecenderungan intelektual mereka dekat dengan Kelompok Wina. Dia merupakan ahli matematika, antropolog, sosiolog, dan psikolog sampai akhir karirnya.

Lazarsfeld merupakan seorang perintis dalam penelitian survei yang menyarankan 3 persyaratan tentang desain dan pemikiran penelitian, yaitu:

  1. Penyebab harus mendahului dampak pada waktunya
  2. Variabel harus secara empiris berhubungan satu sama lain
  3. Desain harus membuat pasti hubungan sebab-akibat.

Yang menonjol dari fenomena Lazarsfeld adalah terjadinya pergeseran orientasi dalam studi komunikasi pada kajian tentang dampak media. hasil penelitian Lazarsfeld menunjukkan terdapatnya efek yang minimal dari media massa.

Lazarsfeld tidak begitu akrab dengan teori kritis sekalipun ia adalah anggota Frankfurt School. Pada sisi lain, kedekatan Lazarsfeld dengan Universitas Columbia telah memperkenalkannya pada karya-karya teoritikus Robert K. Merton dan selanjutnya bekerjasama dalam kajian komunikasi massa dan studi komunitas yang menjadi bagian integral dari struktural fungsional Universitas Columbia. Dia mengupayakan keahlian ilmu sosial yang ilmiah dan pendekatan baru pada peran komunikasi di masyarakat Amerika.

Dalam serangkaian studi yang dimulai dengan The People’s Choice, Lazarsfeld membangun sebuah metodologi yang menekankan pada studi panel dan sosiometri. Paradigma personal influence yang pertama kali disebut oleh Lazarsfeld dan Elihu Katz merupakan kritik terhadap Hypodermic Needle Theory yang memercayai pengaruh media sangat kuat. Lazarsfeld memercayai adanya 4 hal dalam proses pembuatan keputusan sehari-hari, yaitu pemasaran, busana, kejadian publik, dan kebiasaan pergi ke bioskop.

Karya penting Lazarsfeld, The Personal Influence, yang diterbitkan tahun 1955 didasarkan pada data penelitian tahun 1945. Studi two step flow of communication dalam The Peopl’s Choice yang diterbitkan tahun 1948 merupakan hasil penelitian tahun 1941. Fokus penelitian pertama ini adalah pada faktor-faktor yang memengaruhi tingkah laku memilih dan penemuan Lazarsfeld menyatakan bahwa media massa memainkan peran yang kecil dalam proses perubahan sikap dan opini. Justru yang paling memengaruhi perubahan sikap dan opini tersebut adalah yang ada dalam kelompok utama.

Febriansyah Trainer

Profesional Trainer, Writer, Entrepreneur, Blogger and Traveler

Tinggalkan Komentar

%d blogger menyukai ini: